BBPOM Pangkal Pinang Kawal Program Pasar Pangan Aman di Toboali, Perkuat Komitmen Pedagang Jaga Keamanan Pangan

PRESSNEWS.ID – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkal Pinang terus memperkuat upaya mewujudkan peredaran pangan yang aman bagi masyarakat melalui kegiatan Pengawalan Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) di Pasar Pelataran Parkir Terminal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program PPABK yang telah diintervensi pada 2025, sekaligus sebagai bentuk komitmen dalam memastikan program berjalan secara berkelanjutan melalui peran aktif seluruh unsur komunitas pasar.

Pengawalan diikuti oleh petugas pasar dan paguyuban pedagang dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta memperkuat implementasi keamanan pangan di lingkungan pasar tradisional.

Bacaan Lainnya

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan BBPOM di Pangkal Pinang, Ika Kartika, mengenai Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), konsep keamanan pangan, serta ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya.

Dalam penyampaiannya, peserta diberikan pemahaman mengenai tujuan dan tahapan pelaksanaan PPABK, pentingnya peran petugas pasar dan pedagang dalam menjaga keamanan pangan, serta cara mengenali pangan yang diduga mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan metanil yellow.

Selanjutnya, Lia Tri Wahyuni menyampaikan materi tentang 5 Kunci Keamanan Pangan di Sarana Peredaran. Materi tersebut menekankan pentingnya menerima pangan yang aman, menyediakan sarana penyimpanan dan pemajangan produk yang memenuhi standar, menjaga kebersihan lingkungan, serta menjual produk pangan secara aman di pasar tradisional.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Informasi dan Komunikasi (Infokom) BBPOM di Pangkal Pinang, Puspa Sari, mengedukasi peserta mengenai pentingnya mengenali Nomor Izin Edar (NIE), melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa), memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile, serta cara mengecek Sertifikat Pemenuhan Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT).

Melalui materi tersebut, para pedagang diharapkan mampu memastikan legalitas dan keamanan produk pangan yang diperdagangkan sekaligus mengedukasi konsumen agar lebih cerdas dalam memilih produk yang aman.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan keamanan pangan di lingkungan pasar serta berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan pangan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan pengawalan ini, BBPOM di Pangkal Pinang berharap petugas pasar dan para pedagang dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pasar yang menyediakan pangan yang aman, meningkatkan kesadaran komunitas pasar terhadap pentingnya keamanan pangan, serta mendukung terwujudnya Pasar Pangan Aman di Kabupaten Bangka Selatan.

Pos terkait