PRESSNEWS.ID — Anak laki-laki bernama Rayyan (7), yang sebelumnya diduga tenggelam saat berenang di kawasan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Rabu (15/07/2026)
Sebelumnya, Rayyan diduga tenggelam saat berenang bersama tiga orang temannya di kawasan Pintu Air. Ketiga temannya diketahui lebih dahulu naik ke daratan, sementara korban masih berada di dalam air hingga akhirnya diketahui tenggelam dan segera dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Batin Tikal Pangkalpinang, guna mendapatkan penanganan medis.
Seluruh biaya pengobatan Rayyan dipastikan akan ditanggung oleh Korem 045/Garuda Jaya, bersama pihak Rumah Sakit Batin Tikal Pangkalpinang. Bantuan tersebut diberikan mengingat korban diketahui tidak memiliki jaminan kesehatan BPJS.
Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Nur Wahyudi,S.E.,M.H.,M.I.Pol., wawancara dengan awak media mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kemanusiaan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan medis. Ini merupakan bentuk kemanusiaan yang bisa kami berikan,” Ujar Brigjen Nur Wahyudi.
Selain itu, Dirinya juga menyatakan siap membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pertolongan, khususnya dalam kondisi darurat.
”Kami berharap, Rayyan segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Ke depan, diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi. Perlu adanya edukasi dan pengawasan dari orang tua terhadap anak-anak saat bermain, terutama di kawasan perairan,” Pesan Danrem.
Terima kasih banyak kepada Bapak Danrem. Saya ayah Rayyan, Budiyanto mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang telah diberikan.
Kami sekeluarga sangat terbantu dan Saya tidak bisa berkata-kata lagi, semoga Bapak Danrem beserta jajaran Korem selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” Ungkap Budiyanto.




