PRESSNEWS.ID — Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Pangkalpinang 2026 resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Yansyah Tri Darmawan Putra, yang mewakili Wali Kota Pangkalpinang. Penutupan berlangsung di Stadion Depati Amir beberapa hari lalu.
Dalam sambutannya, Yansyah menegaskan bahwa POPDA tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian penting dari pembinaan atlet pelajar di daerah. Kegiatan ini sejalan dengan program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang bertujuan mencetak atlet berprestasi sejak usia dini.
“Ajang ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana membentuk karakter, sportivitas, dan semangat kebersamaan di kalangan pelajar,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk terus meningkatkan kemampuan. Atlet yang meraih prestasi diminta tidak cepat berpuas diri, sementara yang belum berhasil diharapkan tetap termotivasi untuk berlatih lebih keras.
Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari panitia, wasit, juri, tim medis, hingga aparat keamanan.
Berdasarkan hasil akhir pertandingan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pangkalpinang berhasil keluar sebagai juara umum POPDA 2026.
Ke depan, Dispora Kota Pangkalpinang akan fokus pada pemanduan bakat atlet dari berbagai cabang olahraga sebagai persiapan menghadapi POPDA tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 5–10 Juli mendatang, dengan Pangkalpinang sebagai tuan rumah.
Dalam proses pembinaan tersebut, Dispora akan bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta pengurus cabang olahraga terkait. Seleksi atlet juga akan dilakukan lintas sekolah guna menghasilkan tim terbaik.








