Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang Perkuat Literasi Keluarga Bangun Budaya Membaca dari Rumah

PRESSNEWS.ID – Upaya membangun budaya literasi sejak lingkungan keluarga terus didorong sebagai bagian dari Gerakan Literasi Nasional. Keluarga dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan kebiasaan membaca, berdiskusi, dan belajar kepada anak sejak usia dini.

Hal tersebut menjadi fokus dalam kegiatan Literasi Keluarga bertajuk “Membangun Kebiasaan Literasi dari Rumah melalui Interaksi Orang Tua dan Anak yang digelar di Perpustakaan Umum Zulkarnain Karim Kota Pangkalpinang, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang bersama Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Genangan Ilmu, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta dihadiri Bunda Literasi Kota Pangkalpinang dan Komunitas Sahabat Ibu.

Literasi keluarga menjadi bagian penting dalam membentuk budaya literasi yang kuat di lingkungan rumah tangga. Keterlibatan orang tua dan anak melalui berbagai aktivitas literasi, seperti membaca bersama dan berdiskusi, dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap pengetahuan sekaligus mengembangkan keterampilan sosial dan emosional.

Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak dalam memahami berbagai informasi yang mereka temui sehari-hari.

Keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak. Karena itu, lingkungan keluarga memiliki peran strategis dalam membangun fondasi pendidikan dan mendukung perkembangan anak.

Melalui keluarga yang literat, anak juga diharapkan mampu membedakan informasi yang valid dan tidak valid. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting agar anak dapat menjadi konsumen media yang lebih bijak di tengah derasnya arus informasi.

Dukungan pemerintah dan komunitas pun diperlukan untuk memperkuat kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan budaya literasi.

Dengan membangun kebiasaan membaca dan belajar yang positif di rumah, literasi tidak hanya memberikan pengetahuan kepada anak, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *