PRESSNEWS.ID — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Kamis (28/5) mendatang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat kebersamaan serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan internal lembaga legislatif tersebut.
Sekretaris DPRD Babel, Dedy Apriandy, mengatakan tahun ini pihaknya menyiapkan satu ekor sapi dan satu ekor kambing untuk dikurbankan. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada ASN, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, serta warga di sekitar Kantor DPRD Babel.
“Pemotongan hewan kurban akan kita laksanakan Kamis ini. Untuk tahun ini ada satu ekor sapi dan satu ekor kambing yang akan kita sembelih. Daging yang sudah disembelih didistribusikan ke internal dan kami juga akan berbagi daging kurban untuk warga sekitar kantor DPRD Babel,” ujar Dedy kepada wartawan di Gedung DPRD Babel, Senin (25/5).
Ia menjelaskan, sapi kurban tersebut merupakan bantuan dari PT Timah, sedangkan kambing berasal dari partisipasi ASN di lingkungan DPRD Babel. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi yang baik antara pihak eksternal dan internal dalam mendukung kegiatan sosial keagamaan.
Dedy menilai, meskipun jumlah hewan kurban yang disiapkan tidak terlalu besar, namun makna dari ibadah kurban jauh lebih penting. Ia menegaskan bahwa Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Yang utama bukan jumlahnya, tetapi nilai yang ingin kita bangun. Semangat berbagi dan kebersamaan itulah yang menjadi inti dari pelaksanaan kurban ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antarpegawai di lingkungan DPRD Babel. Melalui pembagian daging kurban kepada seluruh unsur internal, diharapkan tercipta rasa kebersamaan dan saling menghargai di tengah dinamika pekerjaan.
Selain itu, kegiatan kurban ini juga menjadi refleksi bahwa lembaga pemerintahan tidak hanya menjalankan fungsi administratif dan legislasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membangun nilai-nilai sosial dan spiritual di lingkungan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, baik yang berkurban maupun yang menerima. Ini juga menjadi pengingat bahwa berbagi tidak harus menunggu berlebih, tetapi bisa dimulai dari niat dan kebersamaan,” tutupnya.








